Bagian-bagian Tools pada Linux Redhat
CD WRITER : Pengertian CD writer adalah suatu software yang berguna untuk menyalin atau mengcopy file atau memindahkan file yang tersimpan di dalam komputer ke dalam sebuah CD.
FLOPPY FORMATTER : Adalah suatu sistem yang terdapat pada LINUX ataupun Windows yang mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk menformat floppy disk.
PRINT MANAGER adalah aplikasi dimana akses print tersebut di atur oleh print manager dengan kata lain print manager dapat di sebut pengatur print.
sistem Logs
Direktori yang mengandung system log files. Mereka diupdate saat sistem berjalan, dan mengecek log file ini bisa memberi informasi berharga mengenai kesehatan sistem. Jika sistem tiba-tiba ada yang tidak beres, file log bisa mengandung beberapa informasi mengenai situasi tersebut.
DEKSTOP SWITCHING TOOLS : adalah suatu perintah comment yang terdapat di linux yang berfungsi untuk meremote komputer lain tanpa sepengetahuan si pemakai
terminal
terminal adalah Peralatan yang mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnya remote atau terpisah melalui sebuah saluran telekomunikasi.
Linux memiliki enam terminal atau konsol ketika berjalan dalam modus
teks. Artinya, kita dapat menjalankan aplikasi atau kegiatan
berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan. Untuk
berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat menekan kombinasi
tombol ALT + F1
hingga F6.
Terminal ketujuh umumnya digunakan oleh X
Server. Jadi, jika X Server sebelumnya telah aktif dan tidak dibunuh,
kita tinggal menekan tombol ALT + F7
untuk kembali ke tampilan grafis.
Terminal yang disinggung di atas adalah terminal dalam modus teks.
Terminal juga dapat digunakan dalam lingkungan grafis. Untuk membuka
terminal di desktop GNOME milik Edubuntu, klik menu Applications
> Accessories > Terminal pada panel atas.
Terminal sepertinya memang diperuntukkan bagi para profesional. Tetapi
ketika kita mengetahui cara kerja dan manfaatnya, kita akan sering
menggantungkan diri pada baris perintah ini. Kita dapat mengeksekusi
program, membuka file, hingga melakukan manajemen berkas melalui
tampilannya yang sederhana.
Linux memiliki lebih dari 2000 perintah ketika menjalankan terminal.
Kita tidak perlu menghapal semuanya, hanya beberapa yang kita anggap
penting dan sering kita gunakan.
Sebuah tips ketika menggunakan terminal. Kita bisa mengetikkan beberapa
huruf awal perintah, disusul dengan menekan tombol ESC
atau TAB sekali
atau beberapa kali. Cobalah untuk memasukkan karakter a
pada terminal.
Disusul menekan ESC atau TAB
(Edubuntu mendukung tombol TAB). Apabila
muncul sebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah
daftar panjang akan muncul
(semua perintah dengan awalan huruf a).
Cara ini berguna apabila suatu
ketika kita lupa bentuk perintah secara lengkap, atau karena sekadar
malas mengetik.
traceroute
tarceroute adalah Bagian dari protokol TCP/IP yang populer digunakan para administrator jaringan untuk mengidentifikasi alur/rute antara dua buah mesin/komponen jaringan dan untuk memeriksa kontribusi dari tiap komponen tersebut ke keseluruhan Round Trip Time.
/media, /mnt, & /opt
/media
Berisi subdirektori yang digunakan sebagai mount point untuk
media removable seperti floppy disk, cdrom, dsb.
/mnt
Disediakan agar administrator sistem dapat me-mount sistem
berkas yang diperlukan secara temporer.
/opt
Disediakan untuk instalasi paket software aplikasi add-on.
Paket yang akan diinstalasi di /opt harus menemukan file statis
dalam direktori /opt/<package> atau /opt/<provider>.
/root & /sbin
/root (optional)
Direktori home root dapat ditentukan sendiri oleh
developer atau local preference, tetapi direktori /root inilah
yang lokasi default yang direkomendasikan.
/sbin
Utility yang diperlukan untuk administrasi sistem (dan
perintah-perintah root-only) disimpan di /sbin, /usr/sbin,
dan /usr/local/sbin.
/srv & /tmp
/srv
Berisi data site-specific yang disediakan oleh
sistem.
/tmp
Direktori ini harus tersedia untuk programprogram
yang membutuhkan berkas temporer.
Program tidak boleh berasumsi bahwa berkas
atau direktori dalam /tmp disediakan di antara
invokasi program.
Hirarki /usr (1)
Bagian utama yang kedua dari sistem berkas.
Bersifat shareable dan read-only.
User bisa mengakses data, program, dan library dalam
/usr.
Direktori atau link simbolik ke direktori di bawah ini
diperlukan dalam /usr:
bin
/usr/bin merupakan direktori primer perintah-perintah
executable pada sistem.
Hirarki /usr (2)
include
Semua berkas include untuk bahasa pemrograman C yang
umum digunakan ditempatkan pada direktori /usr/include.
lib
/usr/lib meliputi berkas-berkas objek, library, dan biner
internal yang tidak dibuat untuk dieksekusi secara langsung
oleh user atau shell script.
lib<qual>
/usr/lib<qual> menunjukkan peran yang sama dengan
/usr/lib, kecuali untuk /usr/lib<qual>/sendmail dan
/usr/lib<qual>/X11 tidak diperlukan.
Hirarki /usr (3)
local
/usr/local digunakan administrator sistem ketika
menginstal perangkat lunak secara lokal.
sbin
/usr/sbin berisi biner non esensial yang digunakan secara
eksklusif oleh administrator sistem.
share
/usr/share digunakan untuk berkas data arsitektur
independen yang read-only.
Hirarki /usr (4)
X11R6 (optional)
/usr/X11R6 disediakan untuk sistem X Window versi
11 Release 6 dan berkas-berkas yang terkait.
games (optional)
/usr/games berisi biner games dan educational.
src (optional)
Source code bisa ditempatkan pada subdirektori
/usr/src, hanya untuk tujuan referensi.
Hirarki /var (1)
/var berisi berkas data variabel, meliputi berkas dan direktori
spool, data administratif dan logging, serta berkas
transient dan temporer.
Beberapa bagian /var tidak shareable, misalnya /var/log,
var/lock, dan /var/run. Sedangkan yang shareable
misalnya /var/mail, /var/cache/man, /var/cache/fonts,
dan /var/spool/news.
/var tidak boleh di-link ke /usr karena akan membuat
pemisahan /usr dengan /var makin sulit, dan bisa
membuat konflik penamaan. Sebaiknya, buat link /var ke
/usr/var.
Hirarki /var (2)
Direktori atau link simbolik ke direktori di bawah ini
diperlukan dalam /var:
cache
/var/cache ditujukan untuk data cache dari aplikasi.
lib
/var/lib berisi informasi status suatu aplikasi atau
sistem.
Sebuah aplikasi (atau sekelompok aplikasi yang
berhubungan) harus menggunakan subdirektori dari
/var/lib untuk data-datanya.
Hirarki /var (3)
lock
Berkas lock harus disimpan dalam struktur
direktori /var/lock.
log
/var/log berisi bermacam berkas log.
opt
Data variabel dari paket dalam /opt harus diinstal
dalam /var/opt/<subdir>.
Hirarki /var (4)
run
/var/run berisi data informasi sistem yang mendeskripsikan sistem
sejak di-boot.
Berkas di bawah direktori ini harus dihapus pada awal proses boot.
spool
/var/spool berisi data yang sedang menunggu suatu proses.
tmp
/var/tmp disediakan untuk program yang membutuhkan berkas
atau direktori temporer yang diletakkan dalam reboot sistem.
Copyright(C)2004 H. Febiansyah & M. N. Kharis. Silakan
menggunakan slide ini untuk kepentingan pendidikan,
bukan untuk tujuan komersil
Hirarki /var (5)
Direktori atau link simbolik ke direktori optional yang ada di /var:
/var/account memegang log accounting dari proses aktif
/var/crash mengatur crash dumps sistem
/var/games tempat data variabel yang berhubungan
dengan games di /usr
/var/mail berkas mailbox pengguna
/var/yp data variabel untuk Network Information
System, dikenal sebagai Sun Yellow Pages (YP)
Sistem Berkas (cont.)
/var/lock /var/spool/news
/var/run /var/mail Variable
/boot /opt
/etc /usr Static
Unshareable Shareable
Sumber : http://www.pathname.com/fhs/pub/fhs-2.3.html
Root File System
Fungsi Root File System harus dapat menangani
masalah boot, restore, recover, dan repair suatu
sistem.
Boot: partisi root harus bisa untuk mount ke sistem
berkas lain.
Restore: utiliti yang diperlukan untuk restore dari
backup sistem harus ada pada root.
Recovery & repair: utiliti yang diperlukan untuk
mendiagnosa dan memulihkan sistem yang rusak
harus ada pada root.
Struktur Direktori
“/” direktori root. Direktori root berisi direktori-direktori:
bin perintah biner esensial
boot berkas-berkas statik dari boot loader
dev berkas-berkas peranti
etc konfigurasi sistem host-specific
lib shared library esensial dan modul kernel
media mount point untuk media removable
mnt mount point untuk mounting sistem berkas secara temporer
opt package software aplikasi add-on
sbin biner sistem esensial
srv data untuk servis yang disediakan oleh sistem
tmp berkas temporer
usr hirarki sekunder
var data variabel
/bin
Berisi perintah-perintah yang bisa digunakan oleh
administrator sistem dan pengguna. Juga perintahperintah
yang dipakai secara tidak langsung oleh
script.
Beberapa perintah dalam /bin:
cat meng-concate file ke standard output
chgrp mengubah kepemilikan file group
date mencetak waktu sistem
df melaporkan penggunaan ruang disk
su mengubah user ID
/boot & /dev
/boot
Berisi semua yang diperlukan untuk proses boot
kecuali berkas konfigurasi dan map installer.
/boot menyimpan data yang digunakan sebelum
kernel mulai mengeksekusi program user-mode.
/dev
Lokasi dari berkas-berkas peranti.
MAKEDEV: membuat peranti secara manual.
/etc
Berisi berkas-berkas konfigurasi dan direktori
yang spesifik ke current system.
Direktori-direktori di bawah /etc:
opt konfigurasi untuk /opt
X11 konfigurasi untuk sistem X Window
sgml konfigurasi untuk SGML
xml konfigurasi untuk XML
MOUNT: Perintah ini sksn me-mount file system sesuatu direktori atau mount. Point yang telah tentukan . hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini untuk melihat file system apa saja berserta mount-pointnya saat itu.
TAR: memyimpan dan mengekstrak file dari media seperti: tape drive atau hard disk
USR: berisi semua program dan file secara langsung berhubungan setiap usr dalam system
TMP: untuk menampung file-file sementara
VAR: menampung varying content adalah macam-macam file